Langsung ke konten utama

Forum Zakat: Indonesia Giving Fest - Zakat Expo 2022

 

(dok. pribadi)

Zakat itu dulu tahunya hanya zakat fitrah, setiap tahun di minggu akhir bulan Ramadan ikut Ibu ke rumah Pak RT untuk bayar zakat pakai beras. Setelah itu, ya sudah, enggak tahu proses lanjutannya bagaimana, aku piker ya semua zakat yang sudah dibayar warga memang untuk Pak RT. Hahaha.

 

Lambat laun aku tahu kalau ternyata zakat bukan hanya zakat fitrah, tetapi ada zakat lain-lainnya dengan ketentuannya masing-masing, kemudian jadi tahu juga ke mana semua zakat itu dialirkan. Ya, salahnya enggak tanya juga dari dulu.

 

Setelah paham bahwa zakat itu ada berbagai macam, bingungnya gantian, ke mana bayarnya? Ribet banget emang aku, info apa-apa malas tanya pada masa itu. Dan, akhirnya pun tahu kalau zakat itu bisa dibayarkan lewat mana saja, selain ke Pak RT, ke Masjid, juga ada lembaga yang menaungi zakat, infaq, dan sodaqoh.

 

Pasti sering dengar beberapa lembaga besar seperti, Dompet Dhuafa, Bazis DKI, YBM PLN, dan lain sebagainya. Mereka adalah beberapa lembaga yang mengkoordinir dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sodaqoh, Wakaf). Kalau bingung mau bayar zakat harta ke mana, atau mau wakaf berupa uang, dan berbagai jenisnya, bisa ke mereka, dicek satu-satu layanannya, deh.

 

Nah, mereka ini kan organisasi pengelola zakat, sama seperti manusia, ada yang namanya forum atau komunitas, atau perkumpulannya. Asosiasi atau rumah besar ini namanya Forum Zakat, anggotanya ada 196 di seluruh Indonesia. Forum Zakat tugasnya sebagai pengarah organisasi pengelola zakat, dengan hadirnya Forum Zakat, antar OPZ bisa bekerja sama, bisa saling terintegrasi, sehingga setiap kegiatannya bisa optimal. Bahkan urusan standardisasi dan akreditasi juga dilakukan oleh Forum Zakat. Berdiri tahun 1997 dengan 11 anggota Forum Zakat terus bertumbuh, mengayomi lebih banyak lagi OPZ, yang awalnya adalah Yayasan, sekarang sudah menjadi Asosiasi.

 

Satu fakta menarik, ternyata Indonesia itu adalah salah satu negara yang paling dermawan, tapi benar juga, sih, kalau dilihat-lihat, nih, ya, kita cepat banget, lho kalau ngumpulin donasi, karena kan memang donasi itu sedikit, ya, seikhlasnya gitu, dikalikan dengan sekian banyaknya orang yang donasi, ya banyak deh. Tapi, ini bukan berarti jadi hal mudah untuk OPZ mengumpulkan dana, tetap ada tantangannya sendiri.

 

Untuk OPZ, dana yang diterima dari muzaki itu akan disalurkan ke mustahik namun tidak cuma-cuma, sebagian besar didistribusikan jadi program yang produktif, sehingga dana tersebut tidak habis terpakai begitu saja, tetapi bisa berdaya guna.

 

Obrolan kali ini antara blogger, media, dan Forum Zakat pada Diskusi Ruang Tengah, juga jadi pembuka untuk sebuah acara istimewa, nih. Indonesia Giving Fest – Zakat Expo 2022, dimana akan hadir seluruh lembaga zakat yang aktif dalam Gerakan zakat. Kegiatan ini untuk meningkatkan ekspos kepada masyarakat tentang Gerakan zakat. Kalau yang selama ini Cuma tahu dari iklan, baliho, spanduk, dan lain-lain, pas Zakat Ekspo nanti bisa lihat langsung para relawan terbaiknya, cari tahu segala program unggulannya, langsung tanya-tanya apa yang mengganjal atau belum jelas, sekalian pilih mau zakat di OPZ yang mana.

 

Terus, nih, ya, paling penting!

Bukti!

Iya, bukti dari terdistribusinya dana zakat ke mustahik yang dijadikan program pemberdayaan. Hasil dari program tersebut akan ditampilkan di sana. Bisa berbentuk produk barang olahan seperti makanan, bisa juga berupa foto atau video lokasi, semisal bentuknya adalah bangunan. Bukan hanya bicara, menyampaikan visi misi, tapi juga OPZ memberikan bukti pertanggungjawaban kepada para muzaki dan calon muzaki.

 

“Semua manusia itu baik dan bisa menularkan kebaikan”, ini kalimat dari Chiki Fawzi yang merupakan super volunteer Dompet Dhuafa. Betul kata Chiki, pada dasarnya kita semua itu baik, karena menjadi tidak baik adalah pilihan. Jika kita semua menerima suatu kebaikan, percayalah energi kebaikan itu akan masuk ke diri kita dan kitab isa memilih, mau meneruskannya atau tidak.

 

“Layanan terbesar yang dapat kita lakukan untuk orang lain adalah membantunya agar bisa membantu dirinya sendiri.” – Ralph Waldo Trine

 

 

Ki-ka: Agus Budiyanto - Direktur Eksekutif Forum Zakat, Aris Darmansyah Edisaputra - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Chiki Fawzi - Volunteer Specialist Dompet Dhuafa, Mohd. Nasir Tajang - Pimpinan BAZIS DKI Bidang Kesekretariatan dan Umum, Dian Mulyadi - GM Komunikasi & Corporate Secretary Dompet Dhuafa, MC Diskusi Ruang Tengah. (dok. pribadi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persiapan Dana Pensiun Untuk Pekerja Lepas

Beberapa waktu lalu berkunjung ke rumah Pakdhe (sebutan untuk kakak laki-laki dari orang tua dalam bahasa Jawa), sedikit banyak bercerita, bertukar kabar, pandemi membuat segalanya terbatas, sapaan dalam jaringan tidak bisa menggantikan. Obrolan mengalir lancar, sedikit ejekan pun tak terlewat, Pakdhe yang satu ini sudah lanjut usia, namun jiwanya tetap muda, bisa mengikuti ritme kerabat yang seusiaku, nyaman untuk berbincang dengan beliau, mungkin salah satu faktornya adalah kehidupan masa tuanya yang tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa. Beliau aman secara finansial, dan lingkungan keluarga yang cukup harmonis.

MiAccount, Satu Kendali di Ujung Jari

Sembilan Juni dua ribu dua puluh dua, jam 10:00 WIB aku ada di ruang temu Microsoft Teams bersama teman-teman blogger yan g kece, kita gathering MiAcc ount dan Halodoc. Hmmm. Enggak jauh dari dunia Kesehatan, kan, pastinya. Webinar kali ini temanya, “Manulife Hadirkan MiAccount dan Tingkatkan Layanan Kesehatan Nasabah dengan Halodoc”.

Begini Liburan yang Menakjubkan dan Nyaman

Enggak terasa kayaknya tahun baru 2017 baru kemarin, eh, sekarang sudah menjelang liburan akhir tahun, ya. Temans mau ke mana saja, nih? Sudah rencana liburan ke suatu tempat? Atau mau di rumah saja dan mengunjungi lokasi terdekat? Tapi pasti sudah banyak yang persiapan ke luar kota atau ke luar negeri. Kalau aku, sih, masih pilih liburan di dalam negeri saja, punya passport sudah dua tahun dan masih bersih. Hmmm. Bebas, ya, mau liburan di mana saja dan ke mana saja asalkan sama kamu, iya kamu. Uwuwuw.