Jumat, 13 Desember 2019

MCS, Cara BPJS Kesehatan Menjemput Bola

Ibu Dwi Asmariyati - Asisten Deputi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan RI (dokpri)

Mobile Customer Service (MCS), pelayanan yang keliling, enggak diam di satu tempat, tapi mengunjungu tempat yang satu lalu ke tempat yang lain. Jemput bola lah, ya, istilahnya kalau dalam bisnis. Dan, ini yang lagi dilakukan sekarang oleh BPJS Kesehatan. Program BPJS Kesehatan untuk mendekat ke konsumen atau peserta dan calon peserta. Bukan hanya menunggu peserta yang datang ke kantor karena butuh, tapi BPJS Kesehatan juga melayani secara mobile, sekalian edukasi para peserta.

Bagaimana cara BPJS Kesehatan melakukan itu? Ya, namanya keliling, pastinya paka sarana dan prasarana yang memadai. Mobil yang digunakan untuk keliling ini seeprti kantor berjalan, ya ada SDM, komputer, dan sistem jaringan untuk terhubung ke server, kan pastinya. MCS ini adanya di Car Free Day, kecamatan, fasilitas kesehatan, dan tempat-tempat pelayanan umum sejenis.

Bukan sekadar menjemput bola, bukan sekadar mengedukasi para peserta. Tapi MCS juga sebagai wadah untuk promosi. Iya, promosi dan branding ke masyarakat luas. Peserta BPJS Kesehatan memang sudah sangat banyak, bukan hanya separuh penduduk. Tapi bukan berarti begitu saja menghentikan promosi. Promosi harus terus dilakukan, untuk menjaga eksistensi, meyakinkan masyarakat bahwa kami ada lho, kami masih di sini. Promosi bukan melulu, suatu hal belum dikenal, justru untuk terus menanamkan dalam benak konsumen.

Nah, MCS ini program yang bagus banget, ya, menurut aku. Kan, banyak banget dari kita yang butuh layanan BPJS Kesehatan tapi sibuk kerja juga, karena jam kerja BPJS Kesehatan kan sama ya dengan kantor pada umumnya. Jadi, kalau yang sibuk gitu bisa manfaatkan program MCS, enggak ribet ke kantor BPJS yang mungkin jaraknya cukup memakan waktu, ya, belum terhitung antriannya. Kalau dengan MCS, kan bisa datang ke CFD di hari minggu, atau ke fasilitas layanan masyarakat terdekat yang ada si mobil MCS ini.

Sebenarnya bukan cuma yang sibuk, ya, yang lokasi tempat tinggalnya jauh dari kota besar atau kantor cabang BPJS Kesehatan juga jadi terbantu banget sama program MCS. Indonesia itu jangan dilihat kota besarnya saja, mereka yang di pedalaman juga butuh layanan BPJS Kesehatan, selain kantor yang jauh, enggak jarang lho lokasi dengan medan yang terjal. Ini jadi tantangan tersendiri untuk MCS menjangkau wilayah itu.

Mobil MCS menjangkau wilayah di pedalaman (dok. BPJS Kesehatan)

MCS melayani pendaftaran peserta mandiri baru, perubahan data kalau ada yang salah atau berubah, dan pencetakan kartu. Pembayaran iuran juga bisa banget di sini, sebelumnya aku bilang kalau MCS juga mengedukasi, kan ya. Kalau mau ngadu juga bisa, ada keluhan apa nih terkait BPJS Kesehatan? Bisa, kok langsung ke MCS. Tenang, Insya Allah petugasnya ramah, kok, tanya saja sebanyak mungkin biar jelas, enggak cuma "katanya" dan "kayaknya".

Ya, sudah, gitu saja.
Hmmm, satu lagi, deh, mau ingatkan. Kalau kamu pindah domisili, jangan lupa untuk pindahkan juga faskes kamu, jadi kalau butuh enggak repot urusnya nanti. Dan, mulai Januari 2020 iuran naik, ya, Ges. Yang di kelas 2 dan 1 bisa kok untuk turun kelas, kecuali yang ketentuan khusus dari kantor kalian, ya. Buat yang lagi hamil, daftarin bayinya nanti saja setelah lahir, tapi sebelum usia 28 hari, ya, biar BPJS Kesehatannya bisa langsung aktif. Karena kalau bikinnya setelah 28 hari, akan diberlakukan seperti peserta baru pada umumnya, ada waktu tunggu.

Kuy, jaga kesehatan, jangan sampai BPJS Kesehatan kamu terpakai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya. Sila tinggalkan komentar