Langsung ke konten utama

MCS, Cara BPJS Kesehatan Menjemput Bola

Ibu Dwi Asmariyati - Asisten Deputi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan RI (dokpri)

Mobile Customer Service (MCS), pelayanan yang keliling, enggak diam di satu tempat, tapi mengunjungu tempat yang satu lalu ke tempat yang lain. Jemput bola lah, ya, istilahnya kalau dalam bisnis. Dan, ini yang lagi dilakukan sekarang oleh BPJS Kesehatan. Program BPJS Kesehatan untuk mendekat ke konsumen atau peserta dan calon peserta. Bukan hanya menunggu peserta yang datang ke kantor karena butuh, tapi BPJS Kesehatan juga melayani secara mobile, sekalian edukasi para peserta.

Bagaimana cara BPJS Kesehatan melakukan itu? Ya, namanya keliling, pastinya paka sarana dan prasarana yang memadai. Mobil yang digunakan untuk keliling ini seeprti kantor berjalan, ya ada SDM, komputer, dan sistem jaringan untuk terhubung ke server, kan pastinya. MCS ini adanya di Car Free Day, kecamatan, fasilitas kesehatan, dan tempat-tempat pelayanan umum sejenis.

Bukan sekadar menjemput bola, bukan sekadar mengedukasi para peserta. Tapi MCS juga sebagai wadah untuk promosi. Iya, promosi dan branding ke masyarakat luas. Peserta BPJS Kesehatan memang sudah sangat banyak, bukan hanya separuh penduduk. Tapi bukan berarti begitu saja menghentikan promosi. Promosi harus terus dilakukan, untuk menjaga eksistensi, meyakinkan masyarakat bahwa kami ada lho, kami masih di sini. Promosi bukan melulu, suatu hal belum dikenal, justru untuk terus menanamkan dalam benak konsumen.

Nah, MCS ini program yang bagus banget, ya, menurut aku. Kan, banyak banget dari kita yang butuh layanan BPJS Kesehatan tapi sibuk kerja juga, karena jam kerja BPJS Kesehatan kan sama ya dengan kantor pada umumnya. Jadi, kalau yang sibuk gitu bisa manfaatkan program MCS, enggak ribet ke kantor BPJS yang mungkin jaraknya cukup memakan waktu, ya, belum terhitung antriannya. Kalau dengan MCS, kan bisa datang ke CFD di hari minggu, atau ke fasilitas layanan masyarakat terdekat yang ada si mobil MCS ini.

Sebenarnya bukan cuma yang sibuk, ya, yang lokasi tempat tinggalnya jauh dari kota besar atau kantor cabang BPJS Kesehatan juga jadi terbantu banget sama program MCS. Indonesia itu jangan dilihat kota besarnya saja, mereka yang di pedalaman juga butuh layanan BPJS Kesehatan, selain kantor yang jauh, enggak jarang lho lokasi dengan medan yang terjal. Ini jadi tantangan tersendiri untuk MCS menjangkau wilayah itu.

Mobil MCS menjangkau wilayah di pedalaman (dok. BPJS Kesehatan)

MCS melayani pendaftaran peserta mandiri baru, perubahan data kalau ada yang salah atau berubah, dan pencetakan kartu. Pembayaran iuran juga bisa banget di sini, sebelumnya aku bilang kalau MCS juga mengedukasi, kan ya. Kalau mau ngadu juga bisa, ada keluhan apa nih terkait BPJS Kesehatan? Bisa, kok langsung ke MCS. Tenang, Insya Allah petugasnya ramah, kok, tanya saja sebanyak mungkin biar jelas, enggak cuma "katanya" dan "kayaknya".

Ya, sudah, gitu saja.
Hmmm, satu lagi, deh, mau ingatkan. Kalau kamu pindah domisili, jangan lupa untuk pindahkan juga faskes kamu, jadi kalau butuh enggak repot urusnya nanti. Dan, mulai Januari 2020 iuran naik, ya, Ges. Yang di kelas 2 dan 1 bisa kok untuk turun kelas, kecuali yang ketentuan khusus dari kantor kalian, ya. Buat yang lagi hamil, daftarin bayinya nanti saja setelah lahir, tapi sebelum usia 28 hari, ya, biar BPJS Kesehatannya bisa langsung aktif. Karena kalau bikinnya setelah 28 hari, akan diberlakukan seperti peserta baru pada umumnya, ada waktu tunggu.

Kuy, jaga kesehatan, jangan sampai BPJS Kesehatan kamu terpakai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persiapan Dana Pensiun Untuk Pekerja Lepas

Beberapa waktu lalu berkunjung ke rumah Pakdhe (sebutan untuk kakak laki-laki dari orang tua dalam bahasa Jawa), sedikit banyak bercerita, bertukar kabar, pandemi membuat segalanya terbatas, sapaan dalam jaringan tidak bisa menggantikan. Obrolan mengalir lancar, sedikit ejekan pun tak terlewat, Pakdhe yang satu ini sudah lanjut usia, namun jiwanya tetap muda, bisa mengikuti ritme kerabat yang seusiaku, nyaman untuk berbincang dengan beliau, mungkin salah satu faktornya adalah kehidupan masa tuanya yang tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa. Beliau aman secara finansial, dan lingkungan keluarga yang cukup harmonis.

Pendidikan Non Formal Sebagai Pendukung Pendidikan Formal

Foto sweetlouise dari pixabay Tahun 2022, bulan Februari, yang sekarang kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA pasti lagi mumet cari-cari sekolah dan universitas, banyak banget pertimbangan, mulai dari minat sampai kesanggupan orang tua. Meski sekarang sistem zonasi berlaku, tetap saja ada banyak hal yang dipertimbangkan jika terkait pemilihan sekolah. Untuk yang universitas, sudah pasti mencari yang punya jurusan impian, akreditasinya bagus, lokasinya oke, biayanya terjangkau, dan lain-lainnya.

Begini Liburan yang Menakjubkan dan Nyaman

Enggak terasa kayaknya tahun baru 2017 baru kemarin, eh, sekarang sudah menjelang liburan akhir tahun, ya. Temans mau ke mana saja, nih? Sudah rencana liburan ke suatu tempat? Atau mau di rumah saja dan mengunjungi lokasi terdekat? Tapi pasti sudah banyak yang persiapan ke luar kota atau ke luar negeri. Kalau aku, sih, masih pilih liburan di dalam negeri saja, punya passport sudah dua tahun dan masih bersih. Hmmm. Bebas, ya, mau liburan di mana saja dan ke mana saja asalkan sama kamu, iya kamu. Uwuwuw.