Senin, 30 April 2018

Kenali, Cegah, dan Atasi Malaria

"Lusa jadi ketemu gak?" 
"Gue masih di RS, Kak." 
"Siapa yang sakit?" 
"Gue, Kak, masih pemulihan ini." 
"Sakit apa? Kok enggak kabar, parah sih lu." 
"Malaria, Kak." 
"Eh, gila lu, malaria kok nyantai amat, itu penyakit lu horor banget, di RS mana?" 
"RS *** tapi udah pemulian, Kak, gak usah ngomel-ngomel ini Alhamdulillah gue selamat, trombosit gue udah parah banget minggu lalu. Doain aja gue cepet sehat."


Kira-kira itu percakapan aku dan Rizky di SMS, kejadiannya sekitar tahun 2010. Dirawat dua minggu di Rumah Sakit dan enggak mengabarkan teman-temannya. Walau sudah pemulihan, aku tetap was-was, dong, karena katanya malaria itu agak gimanaaa gitu. Selama Rizky belum mengabarkan kalau sudah keluar dari RS, aku kontak dia setiap hari, aku enggak boleh jenguk sama dia, karena takut tertular.

Dulu, aku enggak begitu paham sama si malaria itu, cuma tahunya dia bisa mematikan berbeda dengan DBD, ya. Malaria itu menghancurkan sel darah merah, penyebabnya adalah  parasit Plasmodium yang ditularkan nyamuk malaria atau Anopheles.

Negara kita, nih, endemik malaria di wilayah Timurnya. Papua yang masih menjadi daerah endemis malaria, mulai endemis rendah sampai tinggi dengan angka API (Annual Parasite Incident) di atas 100. Wilayah Papua ini belum ada daerah yang eliminasi malaria. Eliminasi malaria itu disebut juga bebas malaria. Upaya untuk menghentikan penularan malaria setempat dalam satu wilayah geografis tertentu. Walau sudah eliminasi, malaria masih bsa datang melalui orang-orang yang datang dari wilayah endemis malaria.

dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH., Dsc. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik menjelaskan kalau malaria menyerang siapa saja, enggak memilih usia dan jenis kelamin. Karena malaria engak melulu dari nyamuk, tapi menular dari orang yang menderita penyakit malaria, maka penting banget untuk mengobati yang terkena malaria sampai betul-betul sembuh. 

dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH., Dsc. - Direktorat Pencegahan  dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik

Ikan nila merah, mujair, gupi, juga ikan kepala timah adalah ikan pemakan jentik nyamuk. Ada baiknya bagi yang memiliki kolam ikan, juga memelihara ikan-ikan pemakan jentik itu. Karena nyamuk bertahan dan hidup di air yang tenang atau tidak mengalir, seperti sawah, rawa, lagoon, juga genangan-genangan air lainnya.

FYI, malaria itu ada 5 jenis. Malaria tropika, malaria tertiana, malaria ovale, malaria kiartana, dan malaria knowlesi. Malaria tropika disebabkan Plasmodium falciparum, gejalanya adalah demam terus-menerus setiap hari, dan termasuk jenis malaria yang mematikan. Malaria tertiana disebabkan Plasmodium vivax, gejalanya demam yang berulang setiap 3 hari. Malaria ovale disebabkan oleh Plasmodium ovale. Malaria kuartana disebabkan oleh Plasmodium malariae, gejalanya demam setiap 4 hari. Dan malaria knowlesi yang disebabkan oleh Plasmodium knowlesi.


Tanda dan Gejala Malaria
  • Demam menggigil secara berkala disertai dengan sakit kepala.
  • Tampak pucat dan lemah karena kurang darah.
  • Mual-muntah, tidak nafsu makan, kadang-kadang diare.


Akibat Malaria
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Semangat kerja turun
  • Gangguan pertumbuhan otak anak.
  • Kematian, keguguran pada ibu hamil.
  • Bayi lahir prematur, berat bayi lahir rendah.
  • Kehilangan kesadaran
  • Hilang ingatan.
  • Napas cepat, pingsan hingga koma.
  • Meninggal dunia.


Papua termasuk endemis tinggi, tidak sedikit ibu hamil yang meninggal atau keguguran karena malaria. Dulu pakai obat kina, sekarang sudah enggak mempan, dan dunia kesehatan terus mengembangkan obat malaria. Buat para traveller ada obat namanya Doxycycline 100 mg yang harus dikonsumsi sebelum, saat dan setelah ke daerah endemik malaria.


Mengobati Penderita Malaria
  • Pada daerah endemia tinggi, setiap orang yang demam harus dicurigai malaria dan harus melakukan oemeriksaan darah dengan mikroskop atau RDT.
  • Pada derah yang bebas malaria, orang yang mengeluh demam perlu ditanya apakah ada riwayat berkunjung ke daerah endemis malaria dalam 1 bulan terkahir. Jika iya, maka dilakukan pemeriksaan darah malaria.
  • Setiap orang yang positif malaria diberi obat Artemisinin - based Combination Therapy (ACT), kombinasi Dihidroartemisinin dan Piperakuin.


Tanggal 25 April adalah hari malaria sedunia, pertama kali penyemprotan DDT di Indonesia dilakukan oleh Bapak Ir. Soekarno tanggal 12 November 1959 di salah satu rumah di Yogyakarta. Kemudian tahun 2009 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan program eliminasi malaria di Indonesia. Tepat tanggal 29 April 2018, Pandeglang Banten akan menerima sertifikat eliminasi malaria.

Nyamuk malaria yang mengigit itu nyamuk betina dan caranya mengigit itu nungging, kalau nyamuk demam berdarah yg warnanya hitam-putih dan posisi saat mengigit itu seperti nyamuk pada umumnya, jadi jelas bedanya. Nyamuk ada berbagai jenis, beda tempat tinggal beda pula jenis nyamuknya, ada yg di rawa, di rumah, kubangan air, sawah, dan lain lain. Untuk menghindari gigitan nyamuk-nyamuk nakal, baiknya gunakan pakaian tertutup dan berwarna terang, tidur malam pakai kelambu, juga pakai lotion anti nyamuk. Aroma dari lotion anti nyamuk itu biasanya lavender, sereh, atau kulit jeruk, nyamuk enggak suka aroma-aroma itu. Seperti hotel-hotel yang sekarang banyak pakai aroma sereh untuk keseluruhan, selain pengharum ruangan juga sebagai penghalau nyamuk.

Gengs, kita wajib menyebarkan informasi tentang malaria, baik pencegahan dan pengobatannya. Daerah yg endemis rendah malaria kalau enggak terus dilakukan pencegahan, bisa menjadi daerah endemis tinggi malaria. Eliminasi malaria itu seperti Jakarta, karena udah enggak ada penularan malaria, sudah bersih. Dan, setengah Indonesia sudah berhasil eliminasi malaria. Dukung pemerintah untuk eliminasi malaria se-Indonesia dengan edukasi masyarakat melalui cara yang kita bisa. 

4 komentar:

  1. Serem juga penyakit malaria bisa menjadi pembunuh

    BalasHapus
  2. Di Papua terutama Jayapura, penyakit malaria msh menjadi momok menakutkan. Siapapun yg berkunjung ke sana, dianjurkan utk minum obat kina dulu.

    BalasHapus
  3. Tau adanya perbedaan malaria dan DBD pelajaran IPA.
    Tp gejalanya hampir mirip dikeduanya itu

    BalasHapus
  4. Harus mengenali gejala malaria nih hampir mirip kayak dbd ya. Malaria bisa dicegah dari kebersihan diri sendiri dan lingkungan ya.

    BalasHapus

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya.