Langsung ke konten utama

BawaBerkah dengan Dompet Dhuafa di Bulan Ramadhan


Dompet Dhuafa punya dua mini market, de fresh dan Daya Mart. De fresh ada di daerah Pasar Minggu, kalau Daya Mart ada di Parung sekitar Jampang. Dari rumah aku, sih, keduanya jauh, sedih, deh, karena keduanya bukan sekadar menjual produk yang mudah kita temukan di minimarket lainnya, tapi juga menjual produk UMKM.

Produk-produk itu dari masyarakat pemberdayaan Dompet Dhuafa. Mereka diberi modal dan diberi pelatihan untuk bisa menciptakan sesuatu bernilai jual, dan pemasarannya dibantu Dompet Dhuafa dengan penjualan melalui dua mini market itu.

Produknya ada keripik, kopi, ikan teri, ikan asin, juga gula semut. Selain itu ada hasil panen seperti beras merah dan putih, juga buah-buahan. Gula semut itu sebenarnya gula merah yang dihaluskan, tapi ini rasanya enak, enggak terlalu manis dan penyimpanannya juga mudah. Terbuat dari 100% nira kelapa, gula semut BerlianSAE ini punya indeks glikemiks yang rendah, jadi insya Allah aman dikonsumsi penderita diabetes.

Kopi dan gula semut (dokpri)

Jelang Ramadhan, semacam tema yang lagi banyak dipakai, Dompet Dhuafa pun enggak ketinggalan. Tanggal 8 Mei 2017 di Graha Bima Sakti, Dompet Dhuafa menghadirkan pembicara yang mumpuni di bidangnya, salah satunya dr. Reza Romadhoni, dokter dari LKC Dompet Dhuafa. dr. Reza menyampaikan apa-apa saja yang perlu diperhatikan untuk kesehatan di bulan Ramadhan, seperti menjaga pola makan, tidak berlebihan saat berbuka puasa, dan lain sebagainya.

Salah satunya adalah selama bulan Ramadhan jangan terlena makanan enak. Maksudnya, kalau pas buka puasa jangan seperti orang balas dendam, maunya makan semua yang ada, bukan memyesuaikan kebutuhan tapi mengikuti keinginan selama perut masih bisa menampung.

Komposisi cairan harus lebih banyak air putih, karena hanya air putih yang bisa larut bersama darah. Untuk kebutuhan karbohidrat bisa diganti dengan kurma, kentang, jagung, singkong, atau ubi jika enggak mau makan nasi dan mie. Tubuh kita tetap butuh karbohidrat, tapi disarankan konsumsi karbohidrat complex bukan simple. Yak, jadi ingat jangan kalap lihat lontong dan kawan-kawan, Guys.

Kemarin juga dikenalkan website asuhan Dompet Dhuafa, namanya bawaberkah.org. Jadi itu wadah buat kita memberikan juga menggalang sedekah, zakat, dan wakaf. Bedanya apa dengan Dompet Dhuafa? Kalau Dompet Dhuafa itu dikelolah khusus untuk pemberdayaan masyarakat, kalau bawaberkah.org itu semacam wadah buat komunitas atau siapapun yang mencari dana secara online dan lebih transparan dan lebih terpercaya.

Kalau teman-teman dan saudara sekalian ingin menggalang dana, bisa melalui bawaberkah.org. Ada langkah-langkahnya dan jelas banget, dari total donasi yang terkumpul, 5% untuk BawaBerkah sebagai biaya operasional.







Kenapa harus menggunakan bawaberkah.org?

  • Transparan banget karena perkembangan perolehan donasi, jumlah pendukung, dan perkembangan baru program Campaign.
  • Jangkauan Nasional karena bisa dari mana saja dan kapan saja orang berdonasi dengan sistem online.
  • Setiap campaign yang kita dukung dikelola oleh yayasan, organisasi dan komunitas terpercaya yang telah diverifikasi oleh BawaBerkah. Mereka adalah Dompet Dhuafa, Flipbox, dan PCI-DSS Compliant.
  • Professional karena BawaBerkah akan memonitor langsung pemilik campaign agar donasi tidak disalahgunakan.


Kategori Campaign dipisahkan sebagai berikut:


Zakat: Kategori campaign yang dibuat oleh Amil Zakat dan penerima manfaatnya adalah bagian dari 8 golongan yang berhak menerima zakat (fakir, miskin, amil, muallaf, memerdekakan budak, orang yang berhutang untuk kebutuhan dasar, perjuangan di jalan Allah, dan orang dalam perjalanan).

Wakaf: Kategori campaign yang dibuat oleh Nazir Wakaf dan pengelolaan dananya dilakukan dengan menahan pokoknya, untuk dialirkan manfaatnya bagi kemaslahatan umat; baik produktif secara sosial (masjid, sarana pendidikan, kuburan, dsb) maupun produktif secara komersial (ruko, rumah sewa, rumah sakit, pabrik, dsb)

Sedekah: Kategori campaign yang bersifat tidak mengikat, baik secara jenis campaigner, peruntukan penerima manfaat, maupun cara pengelolaan dana. Bisa juga disebut donasi umum.


Kenapa zakat di bawa berkah?

Amil Zakat Terpercaya
BawaBerkah menjalin kolaborasi dengan amil-amil zakat terverifikasi dari seluruh Indonesia.

Pilihan Fleksibel
Anda dapat manfaatkan fitur pencarian berdasar wilayah (propinsi /kota /kabupaten) untuk penyaluran zakat Anda.

Praktis dan Tercatat
Pembayaran zakat dapat Anda lakukan secara mudah dan terdata secara rapi dalam akun BawaBerkah Anda.

Yaks, mari kita sambut ramadhan 1439H dengan lagu Bunga yang dibawakan oleh Ihsan Tarore. Kamu, iya, kamu, jangan lupa bayar zakat fitrah.

(dok. Dedy Darmawan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Begini Liburan yang Menakjubkan dan Nyaman

Enggak terasa kayaknya tahun baru 2017 baru kemarin, eh, sekarang sudah menjelang liburan akhir tahun, ya. Temans mau ke mana saja, nih? Sudah rencana liburan ke suatu tempat? Atau mau di rumah saja dan mengunjungi lokasi terdekat? Tapi pasti sudah banyak yang persiapan ke luar kota atau ke luar negeri. Kalau aku, sih, masih pilih liburan di dalam negeri saja, punya passport sudah dua tahun dan masih bersih. Hmmm. Bebas, ya, mau liburan di mana saja dan ke mana saja asalkan sama kamu, iya kamu. Uwuwuw.

Persiapan Dana Pensiun Untuk Pekerja Lepas

Beberapa waktu lalu berkunjung ke rumah Pakdhe (sebutan untuk kakak laki-laki dari orang tua dalam bahasa Jawa), sedikit banyak bercerita, bertukar kabar, pandemi membuat segalanya terbatas, sapaan dalam jaringan tidak bisa menggantikan. Obrolan mengalir lancar, sedikit ejekan pun tak terlewat, Pakdhe yang satu ini sudah lanjut usia, namun jiwanya tetap muda, bisa mengikuti ritme kerabat yang seusiaku, nyaman untuk berbincang dengan beliau, mungkin salah satu faktornya adalah kehidupan masa tuanya yang tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa. Beliau aman secara finansial, dan lingkungan keluarga yang cukup harmonis.

Pendidikan Non Formal Sebagai Pendukung Pendidikan Formal

Foto sweetlouise dari pixabay Tahun 2022, bulan Februari, yang sekarang kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA pasti lagi mumet cari-cari sekolah dan universitas, banyak banget pertimbangan, mulai dari minat sampai kesanggupan orang tua. Meski sekarang sistem zonasi berlaku, tetap saja ada banyak hal yang dipertimbangkan jika terkait pemilihan sekolah. Untuk yang universitas, sudah pasti mencari yang punya jurusan impian, akreditasinya bagus, lokasinya oke, biayanya terjangkau, dan lain-lainnya.