Senin, 16 April 2018

Sarapan Berkualitas di Bistro Baron

Di lantai dasar Plaza Indonesia ada resto Eropa yang dekat dengan lift ke XXI, sebelahan malah, kalau dari jalan yang ke arah monas kelihatan namanya. Ya, resto ini spesial, ada akses buat langsung ke pintu keluar. Berkali-kali lewatin menuju dan dari lift. Setiap nengok, yang lagi duduk makan di situ orang bule atau minimal pakai jaz dan gaun.

Kebayang lah itu resto keren, so, tanggal 11 April kemarin aku dapat kesempatan masuk resto itu, dalam rangka Hari Kesehatan Dunia yang jatuh pada tanggal 7 April. Bistro Baron, dengan tulisan emas, dinding dominasi warna biru dan kaca. Dari luar kelihatan tempatnya kecil, enggak tahunya pas ke dalam itu jauh lebih besar dari bayanganku. Karena bentuknya agak letter L gitu, di bagian dalamnya lebih luas ada bar juga.


Hari itu Bistro Baron bersama Sembutopia mengampanyekan betapa pentingnya sarapan yang sehat. Bistro Baron menyediakan menu-menu sarapan yang sehat dengan bahan-bahan berkualitas. Untuk sarapan tersedia Le Omellete, egg benedict, french toast, juga pastry. Menu-menu sarapan ini tersedia dari pukul 07:30 - 11:00 WIB.

Croissant (dokpri)

Pak Kafi Kurnia Managing Director Peka Consult dan juga Founder Sembutopia menerangkan betapa pentingnya sarapan setiap hari dengan menu yang sehat. Menu sehat sarapan itu ada buah, karbohidrat, protein, dan sayur. Tapiii, karbohidrat yang baik itu karbohidrat complex, bukan karbohidrat simple. Karbohidrat simple itu seperti nasi dan mie, sedangkan karbohidrat complex adalah kurma, kentang, ubi, jagung, atau singkong.

Bapak Kafi Kurnia (dokpri)

Sarapan itu jadi asupan paling penting selama satu hari. Kalau sarapan kita sehat dan terpenuhi, maka kita akan lebih produktif dan penuh tenaga. Melakukan kegiatan dengan lebih fokus, daya ingat lebih kuat, karena makanan dalam menu sarapan itu jadi bahan bakar untuk tubuh dan otak.

Sebaliknya, kalau enggak sarapan atau sarapannya enggak sehat, akan terjadi lonjakan emosi, juga bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Ketika kita enggak sarapan, gula darah akan turun terus mengakibakan lebih sering lapar dan lemas, kemudian membuat kita makan siang dengan porsi lebih banyak, dan berakibat tambahnya berat badan. Sarapan yang tepat enggak akan membuat kita tergoda untuk snacking di jam 11, 12, dan 14.

Pertama kali ada artikel tentang sarapan itu tahun 1917 dan mendapat pertentangan karena dianggap sebagai promosi sereal Kellogs. Dikatakan tidak berdasarkan logika dan sains. Riset di tahun 2013 membuktikan pentingnya sarapan di tahun 1917 dan artikel itu benar. Makan buah sebagai pencuci mulut setelah makan, itu SALAH, karena yang baik dan benar itu konsumsi buah sebelum makanan berat.

Orang Indonesia sudah mayoritas menerapkan sarapan, tapi banyak kesalahan karena terlalu tinggi gula dan karbohidrat. Seperti makan nasi dengan mie, atau makan nasi dengan kentang, banyak gorengan, dan sebagainya. Indonesia punya banyak banget hasil bumi yang sehat, buah melimpah pun sayuran, tapi yang sangat disayangkan banget itu asupan buah di Indonesia sangat sedikit, bahkan menjadi negara yang konsumsi buahnya paling rendah se-ASEAN. Ugh, kusedih tahu kenyataannya.

Contoh kasus di bulan puasa, dimana seharusnya permintaan makanan itu berkurang tapi yang terjadi justru sebaliknya, menjadi lebih banyak. Dan, permintaan itu lebih banyak pada makanan yang tidak sehat, buka puasa itu kan hitungannya malam hari, seharusnya permintaan sedikit karena hal itu sangat membantu untuk tubuh kita istirahat saat tidur malam.

Jadi, yak, pesannya itu makan pagi harus seperti raja yaitu banyak dan sehat, makan siang seperti pangeran yaitu secukupnya dan sehat, dan makan malam seperti pengemis yaitu sedikit saja. Ini menurut ahli nutrisi - Adelle Davis.

Makan itu untuk sehat bukan menjadikan kita gemuk, olahraga memang harus tetapi menjaga asupan makanan itu akan mempermudah program diet. Masalahnya, kita ini olahraganya jarang, bahkan kalau ingat dan parahnya lagi olahraganya enggak dilakukan dengan benar. 

Tujuan dari kampanye ini adalah makan dengan baik tapi hasilnya kita akan melakukan eat good. Permasalahan yang banyak terjadi itu anak-anak dari keluarga menengah ke atas mengalami obesitas karena banyak makan junk food dan kurang gerak tubuh. Sedangkan anak-anak dari keluarga menengah ke bawah mengalami stunting karena kurangnya asupan gizi, atau yang penting makan tanpa memperhatikan apakah sudah cukup gizi atau belum.

Semua orang ingin sehat, tapi kalau di Indonesia motivasinya kurang banget, bukan menjaga kesehatan sebelum sakit, justru menjaga makan setelah sakit. November 2017 dibentuk Sembutopia yang bertujuan memotivasi orang Indonesia untuk lebih sehat. Sehat itu bukan harus kaya, yang penting adalah keseimbangan pada menu makanan. Seperti protein yang enggak melulu hewani, karena bisa didapat dari nabati yaitu tahu dan tempe. 

Kalau biasa berolahraga pagi hari sebaiknya satu jam sebelum olahraga kita makan dulu sedikit, dan setelah olah raga makan lagi. Balik ke index gula darah pada diri kita, setiap orang indexnya berbeda. Sebagai pengganti kalori yang baik itu bisa makan kismis sebanyak 21 butir, enggak lebih dan enggak kurang, kalau lebih, buat aku aja. Hihihi. Bahas kismis, ternyata para atlet lari itu untuk mengembalikan kalori yang terbuang mereka makan apel, pisang, kurma, dan kismis karena buah-buah ini bisa menggantikan kalori lebih bagus.

Yonathan Bhakti - mantan atlet lari yang kini berusia 53 tahun (dokpri)

Kurma dan kismis (dokpri)

Sembutopia hadir di Mandiri Jogja Marathon tanggal 15 April 2017 kemarin untuk mendukung para pelari marathon. Target di 2018 ini Sembutopia memberikan apel dan kismis ke 100.000 atlet lari. Jadi, ya, untuk soal makan, jam makan sehari tiga kali itu cuma budaya, karena para atlet itu makan sehari enam kali dengan porsi yang sedikit.

Apel yang disediakan untuk pelari di Mandiri Jogja Marathon 2018 (dok. Instagram Sembutopia)

Bistro Baron menyajikan enam menu sarapan yang penampilannya ah banget. Ada Eggs Benedict, Le Omelette, Good Old Fashioned Pancake, Classic French Toast, Mixed Fruit Stuffed French Toast, dan Mixed Fruits Crepe. Aku pilih menu Eggs Benedict Smoked Salmon. Rasanyaaaa ya Tuhaaannn, enak pakai banget, yang buat itu Chef Nanang. Chef yang sudah bergelut di dunia kuliner sejak 1989 ini sudah enggak diragukan lagi. 

Gold Old Fashioned Pancake (dokpri)

Classic French Toast (dokpri)

Le Omelette (dokpri)

Eggs Benedict (dokpri)

Pengalamannya di dalam dan luar negeri, dan tujuh tahun di airlines catering. Kini Chef Nanang sudah tahun ketiga di Bistro Baron. Eggs Benedict yang aku makan sudah pasti hasil olahan tangan beliau, jujur saja masih terbayang sampai sekarang rasanya. Untuk proses pembuatan setiap menunya enggak lama antara 5-15 menit, kenapa bisa cepat? Karena ada beberapa bahan yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Seperti Le Omelette, roti, sosis, kentang, dan salad bisa disiapkan terlebih dahulu, dan telur baru dibuat setelah ada pesanan.

Eggs Benedict yang bikin addict ini enggak cuma isi salmon, bisa pilih, ada bebek, beef, ham, jamur, atau asparagus. Harganya beda-beda, pokoknya menu brekafast itu sekitar 65K, deh, harganya. Terlihat mahal, tapi itu jadi murah dengan apa yang kita rasakan. Believe it or not, itu mengenyangkan banget, dan aku ketagihan. Hahaha. Isinya roti, salmon, telur setengah matang, salad, dan kentang jelas saja kalau jadi kenyang banget.

O iya, kentangnya langsung dari Amerika, aku enggak nanya alasannya, sih, cuma pernah diskusi sama dosen yang juga kerja di urusan industri dan perdagangan, aku lupa detailnya. Jadi, tuh, ya, kentang Amerika lebih rendah kandungan gulanya dibanding kentang dalam negeri.


(dokpri)

So, Gaes, Bistro Baron selain menyediakan menu breakfast, afternoon, lunch & dinner, champagne & wine, dan beverages juga ada program family and kids. Ini cuma ada di hari Sabtu dan Minggu mulai jam 10 pagi sampai 3 sore. Keterangan lebih lanjut bisa cek di Bistro Baron.

(dok. Febriyanti Rachma)

9 komentar:

  1. Yukkk ahhh jadikan makan pagi seperti raja makan siang pangeran dan makan malam sperti pengemis. Bisa ga y?huhuhu

    Btw akupun kenyang dengan omelet ala Bistro Baron yang ternyata mengenyangkan. Restonya bersih dan cocok buat nongkrong lah ya rame2 sama teman

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih biar sehat ya badannya. Tapi kalau di film-film raja makannya dikit dan pengemis maruk, gimana ya 😂😆

      Hapus
  2. Aduh dede foto makanan bagus banget, mpo jadi ngiler. sarapan bergizi, meski mengihitung nih, 21 kismis.harus pas

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Sarapan sehat ikatan keluarga jadi akrab dan ngajak teman sarapan bareng oke juga ya

    BalasHapus
  6. Makan pagi aja itu udah anjuran sebagai sumber energi yg positif apalagi kalau dihidangkan santapan mengugah selera. Tambah semangat makannya

    BalasHapus
  7. Pilihan menu sarapannya, enak2 semua niyy. Harga sebanding dengan cita rasanya ya Kaa.

    Oke, catet sarapan pagi itu harus banyak dan sehat biar kaya raja ya Kak.

    BalasHapus
  8. Sarapan itu untuk aktivitas. Untunglah, aku terbiasa sarapan. Betul banget, sarapan nggak bukin gemuk karena kita beraktivitas. Sarapan yang tersedia di Baron mulai dari Le Omellete, egg benedict, french toast, juga pastry, yang tersedia di Baron mulai dari pukul 07:30 - 11:00 WIB sangat menggoda. Kismis aku suka...

    BalasHapus

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya.