Jumat, 16 Maret 2018

Kawal Harta Negara Pakai Blog

(Dokpri)

Aku ini nulis berbagai macam tema, asal aku suka dan bisa menuangkannya dalam tulisan. Seperti Blogger Jakarta yang ngajak aku untuk hadir di acara Kumpul Blogger BPK: Blogger Kawal Harta Negara tanggal 15 Maret kemarin. Lokasinya di auditorium BPK RI, satu kilo meter dari stasiun Palmerah.

Diawali dengan pengumuman pemenang lomba blog dengan tema "Kawal Harta Negara". Ya, sebelumnya telah dilaksanakan lomba blog oleh BPK, senang banget kemarin bisa hadir bersama para peserta lomba yang masuk nominasi. Dari 300 lebih tulisan yang masuk, terpilih 20 yang menjadi nominasi. Terbagi dalam 6 juara, 3 juara favorit dan 3 juara utama. Siapa saja mereka dan apa judul artikelnya? Ini dia.

Juara Utama I: Alexander Arie Sanata Dharma - BKP Kawal Harta Negara dengan Mendorong Akuntabilitas Keuangan Negara.

Juara Utama II: Yesi Hendriani Supartoyo - Peran Generasi Milenial Kawal Harta Negara.

Juara Utama III: Lalu Alfian Rifa'i - Ikut Berpartisipasi Membantu BPK Mengawal Harta Negara Yuk...

Juara Favorit I: Lalu Alfian Rifa'i - Jangan Bilang Ente Nggak Mau Bantu BPK Kawal Harta Negara!

Juara Favorit II: Bayu Satria Utama - Tantangan Era Disrupsi: SIPADU Membangun Kolaborasi Masyarakat dan BPK Kawal Harta Negara.

Juara Favorit III: Saiful Rijal Yunus - Harta, Tahta, dan BPK.


Juara favorit I itu benar, kok, aku enggak salah tulis, karena Lalu Alfian Rifa'i memang memenangkan dua kategori, utama dan favorit untuk dua tulisan yang berbeda pula. Salut sama semua pemenang, mereka membuat judul saja sudah menarik. 

Bersama Kepala BPK RI Bapak Prof. Dr. Moermahadi Soerja Djanegara, CA., CPA.

Pemilihan pemenang ini bukan sekadar dibaca bagus informasinya, tetapi jurinya betul-betul membaca dari judul sampai akhir isi tulisan, infografis itu penting karena informasi lebih mudah tersampaikan melalui pesan gambar, juga penilaian bagaimana penyampaiannya yang ditujukan pada generasi milenial. Para pemenang memang yang terbaik dari semua nominasi yang baik.

Bersama SekJen BPK RI Bapak Hendar Ristriawan

Setelah makan siang, ada talkshow dengan tiga pembicara keren, mereka adalah Farchan Noor Rachman, Aulia Halimatussadiah, dan Dimas Novriandi. Ketiganya adalah orang-orang yang sudah punya personal branding dan bisa menghasilkan uang dari blog karena branding-nya. 

(Ka-ki): Farchan Noor Rachman, Dimas Novriandi, Aulia Halimatussadiah, dan Moderator. (Dokpri)

Mas Farchan memberikan tips menjadi blogger dari gagasan menjadi tulisan. Betul, Gaes, menulis itu awali dengan gagasan. Ide apa yang kita punya untuk dituangkan dalam tulisan. Kemudian mulailah menulis, tulis dengan gayamu sendiri. Kalau sudah pernah ada tulisan yang bertema sama, menurut aku sih itu enggak masalah, karena setiap orang punya sudut pandang berbeda.

Penting untuk mencari sumber yang relevan dan mencantumkannya di akhir tulisan. Karena kita enggak tahu siapa saja yang membaca dan untuk kepentingan apa. Kemudian tulis dan edit, apakah ada yang kurang, berlebihan, atau kesalahan dalam penulisan. Setelah itu jangan lupa untuk share ke semua media sosial yang kita punya, agar semakin banyak orang yang tahu dan mungkin membacanya.


Pembicara kedua Mbak Aulia, perempuan yang sudah menulis 30 buku tunggal ini menyampaikan tentang personal branding. Yup, bukan baru kali ini aku dapat materi tentang personal branding, intinya sama "Personal Branding membuat kita berbeda dari yang lainnya".

Menurut Mbak Aulia, kita adalah apa yang kita katakan tentang diri kita kepada orang lain. Untuk itu, jadilah ahlinya dan orang akan percaya pada kita. Seperti Mbak Aulia yang adalah beauty blogger, berawal dari ulasannya di spa dan akhirnya beliau dikontrak untuk ke Korea merasakan spa di sana selama 10 hari. Siapa yang enggak mau kayak gitu, coba???

So, Gaes, pertama-tama kita harus tahu apa passion kita, kita punya skill apa, juga pengalaman apa aja yang kita punya. Dengan begitu, kita tahu branding apa yang cocok untuk diri kita. Branding itu jangan ikut-ikutan, soalnya belum tentu kita bisa selepas dan sebebas orang yang kita tiru itu.

Pertama-tama, di media sosial harus mencerminkan siapa diri kita. Contohnya, jika suka travelling, posting foto-foto travelling kita di instagram, twitter untuk menceritakan secara singkat hal unik atau menarik selama perjalanan, dan facebook untuk posting mencari teman perjalanan misalnya. Peran blog adalah menjelaskan semuanya, menceritakan lebih jelas apa-apa saja saat travelling. Dari situ, bentuklah siapa diri kita, harus sampai orang tahu tanpa harus dijelaskan.

Dimas  Novriandi menyampaikan apa yang sudah disampaikan Farchan Noor Rachman namun jauh lebih ke dalam. Ketika Mas Farchan mengatakan kita harus punya nieche, di sinilah paling penting, apa yang akan kita tulis. Apakah tulisan yang informatif, menghibur, atau lainnya. 

Agar blog kita dikenal banyak orang, yang harus banget dilakukan adalah:
  1. Update blog regular
  2. Tulis yang sedang ramai
  3. Link building
  4. Gabung komunitas
  5. Kompetisi


Kalau ingin lebih jauh lagi, jangan menunggu ada job datang, atau penawaran ke kita. Tapi, jual diri kita ke brand atau agency. Buat CV dan portofolio tentang kita, ini juga salah satu fungsi personal branding. 

So, kalian sudah punya branding? Dan, yakinkah dengan branding yang sudah ada? Yuk, semangat membentuk branding diri.

Foto bersama (dok. Blogger Jakarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya.