Minggu, 25 Maret 2018

Downing di Ashley Hotel Jakarta


Kalau mendengar hotel, yang ada di bayangan aku itu cuma liburan, kamar nyaman, ada kolam renang, foto di sudut-sudut kece dari hotel atau kamar. Terus, kebayang juga kalau hotel itu kita gunakannya kalau di luar kota, atau saat kita ada di lokasi yang enggak memungkinkan untuk pulang ke rumah karena jauh, sehingga mencari hotel untuk menginap.

Ya, itu dulu sebelum negara api menyerang (maaf, ingat Aang). Dulu itu yang ada di benak aku kalau sebut hotel. Toh, ngapain ke hotel kalau rumah saja dekat, atau bahkan jarak dari rumah ke hotel cuma 15 Km. Nah, seiring perkembangan zaman dan kesibukan masyarakat di tengah kota. Sering kali sebuah acara atau pertemuan diadakan di hotel. Eits, bukan kamaaar, tapi fasilitas lain yang ada di hotel.

Seperti Ashley Hotel Jakarta di Jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat. Hotel di tengah kota ini enggak cuma menyediakan kamar untuk bobo-bobo pulas, tapi juga ada resto, meeting room, juga ruang-ruang yang disewakan untuk penyelenggaraan event.

Hotelnya ini enggak susah dicari, kalau kita naik Transjakarta bisa turun di halte Sarinah, terus jalan kaki ke arah belakang Sarinah atau jalan Sabang. Aku enggak hitung jaraknya, mungkin sekitar 500 sampai 1000 meter. Berhubung banyak tanaman di pinggir trotoar jadinya jalan enggak terasa panas, biasa saja.

Ashley punya 186 kamar, ada Superior, Deluxe King, Deluxe Twin, Executive, dan Ashley Suite. Ruang meeting-nya ada 10, dan ada Adele, yup, itu resto di Ashley Hotel yang bisa menyediakan menu buffet dan ala carte, buka dari kam 6 pagi sampai 10 malam. Terpenting adalah, di seluruh area Ashley Hotel Jakara Free WiFi, dan jangan kasih kendooorrr.

Hotel dengan aroma serai ini strategis banget, dekat stasiun tanah abang, dekat halte Transjakarta Sarinah, banyak mall, berjajar tempat nongkrong dan kalau suka kulineran bisa menjelajah makanan di jalan Sabang.

Untuk event, Ashley Hotel punya ruang yang mencakup 100 orang, yaitu Downing 10. Ruang yang ada di lantai dasar ini memang cukup besar, muat 100 kursi. Karena itu pula acara Blogger Day 2018 dilaksanakan di ruang tersebut. Enggak bohong, WiFi-nya kencang banget, enggak turun sedikit pun.

(dokpri)

Tepat di samping ruang Downing 10 itu toilet, toiletnya bersih dan wangi. Ruang Downing 10 itu dinginnya pake banget, padahal diisi lebih dari 100 orang. Yup, Blogger Day yang digagas oleh Blogger Crony Community ini dihadiri oleh 100 blogger Jabodetabek dan Bandung.

FYI saja, nih, kalau mau yang lebih dekat dengan Tanah Abang itu ada hotel Juno Hotel Jakarta. Juno punya kamar lebih sedikit dari Ashley, cuma 103 yang terbagi atas Deluxe dan Executive. Kalau untuk yang wilayah Tangerang ada Yellow Bee Hotel, lokasinya ini seberang stasiun kereta api Tangerang. Jumlah kamarnya lebih sedikit lagi, cuma 100 kamar, 3 ruang meeting, dan fasilitas penunjang lainnya, sama dengan Juno Hotel. Ketiganya ini hotel bisnis, jadi enggak ada kolam renang dan fasilitas liburan lainnya.

BloggerDay 2018 di Ashley Hotel Jakarta ini dilaksanakan satu hari di tanggal 17 Maret 2018 lalu. Jadi, pagi-pagi aku sudah di lobby hotel, sarapan roti anns bakehouse dan secangkir susu, sebenarnya itu susu untuk campuran kopi dan teh, tapi aku maunya susu saja. Hihihi.

Dibuka dengan BCC Bloggerpreneur yang memperkenalkan produknya masing-masing untuk dikenalkan ke lebih banyak lagi netizen (eeeaaa, netijeeennn), di antaranya ada kebab, sabun, rendang, jamu, bantal, dan lainnya.

BCC Bloggerpreneur (dokpri)

BloggerCrony Community 3rd Anniversary diisi dengan workshop oleh dua pembicara yang ahli di bidangnya, yaitu Tuhu Nugraha dan Anwari Natari. Tuhu Nugraha mengangkat tema Fenomena dan Strategi Kreatif. Tuhu yang seorang Digital Strategy Expert ini membahas transformasi perusahan-perusahaan yang terjadi saat ini. 

Zata Ligouw dan Tuhu Nugraha

So, sebenarnya perusahan itu sudah sadar akan pentingnya transformasi, hanya saja mereka masih bingung harus bagaimana memulainya dan dari mana. Layaknya Indosat Oredoo yang sudah memulai transformasi dengan mengubah ruang kerja menjadi lebih nyaman dan terbuka. Sehingga membuat karyawan lebih bisa berekspresi lagi dan bisa sharing antar divisi.

Lalu, bagaimana dengan influencer? Menurut Mas Tuhu, influencer saat ini harus punya konsep yang jelas, mau bagaimana dan seperti apa agar tidak mudah tersingkir. Konsep yang kuat dan terus berinovasi akan membuat influncer lama mampu bertahan dari idola-idola baru.

Untuk itu, kita sebagai influencer harus punya kemampuan yang khusus dan menjadi ahlinya. Jangan lupa untuk punya investasi, bukan apa bentuknya tapi berapa banyak. Semua investasi itu bagus, yang enggak bagus itu enggak punya investasi.

So, influencer saat ini selain bisa menulis, juga harus bisa membuat video, membuat foto yang bagus, berani berbicara di depan umum, dan negosiasi. Ini bicara jangka panjang, influencer itu harus punya branding, branding yang tepat dan dengan citra baik, karena akan dinilai 5 tahun ke depan, apakah kita masih eksis dengan nama baik atau eksis dengan citra yang buruk. Mas Tuhu mencontohkan Nano-nano dan Beng-beng yang dari zaman ke zaman masih tetap berdiri tegap.

Enggak terasa sesi Mas Tuhu selesai tepat jam makan siang, lunch box tumpeng ayu dapur solo siap disantap oleh 100 lebih blogger yang ada di ruang Downing. Waktu break dimanfaatkan untuk makan siang, salat, dan berfoto seru di Photobooth Alfa Kreasi. Aku foto bareng MC cetar membahana badai, Yosh Aditya. Setelah makan siang workshop-nya enggak kalah seru bareng Anwari Natari atau Mas Away. 

Foto di photobooth Alfakreasi

Anwari Natari (dokpri)

Creative Writing Mind Mapping, jadi kita diajarkan membuat mind mapping oleh Mas Away. Ini semacam membuat cabang dari apa yang kita fokuskan. Misal hal utamanya adalah Buku, maka akan bercabang ke penulis, genre buku, jenis buku, dan sebagainya. Biasanya mind mapping dibuat untuk menentukan poin-poin yang kan disampaikan sebelum presentasi atau untuk mencapai goal tertentu.

Acara Blogger Day tahun ketiga ini semakin seru karena di sela-sela acara bertaburan doorprize. Doorprize bermacam-macam, ada yang dari BCC Blogerpreneur, Markamarie, Rejuve Skin Lab, dan Sandeeva Spa & Reflexology. Aku belum beruntung, enggak dapat doorprize, tapi aku senang, hari itu entah kenapa waktu terasa cepat berlalu.

(dok. Blogger Crony)

3 komentar:

  1. Sama aku juga nggak dapet doorprize, tapi dapet ilmu dan pertemanan yang hebat dari acara ini.

    BalasHapus
  2. Wicaan, cup cup ga dapet doorprize yaa, soalnya negara apinya ga menyerang..xixixxi..
    Blogger Day 2018 acaranya memang keren habis ya, terutama tempatnya Ashley Hotel Jakarta asyik buat kumpul blogger, Sukses selalu buat BCC.

    BalasHapus
  3. wwahhhhh moga next daept doorprize ye mbak

    BalasHapus

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya.