Langsung ke konten utama

Reuni, Hal Sulit yang Asik

Masih inget dulu suka ke wartel buat telepon ke rumah teman, sekali telepon palingan habis 200 sampai 300 rupiah. Setelah punya telepon rumah sendiri, lebih enak buat komunikasi sama teman, waktu SMP telpon ke teman dekat waktu SD. Haha hihi cerita-cerita gimana dia di SMP, tapi itu enggak berlangsung lama, kita mulai sibuk dan punya banyak teman baru di SMP.


Awal punya ponsel itu SMK kelas 3, mulai koleksi nomor telepon teman2 lama yang aku tahu, biasa lah dari teman ke teman. Enggak cuma dari ponsel, kadang kita komunikasi melalui friendster, ketemu banyak akun teman lama. Seiring berjalannya waktu, segalanya berubah, saat ini pun. Terus sekarang, gimana? Sekarang sudah ada yang jauh lebih memudahkan. Yup, whatsapp, menurutku ini aplikasi chatting paling asik, ya. Di belahan dunia mana pun bisa komunikasi, enggak kayak dulu zamannya telepon dan sms, ngitung-ngitung pulsa dulu.

Di whatsapp ada banyak pake banget grup, grup kerja, komunitas, kelas, alumni SD, sobat SMP, teman dekat SMK, dan beberapa grup lain yang tak bisa aku sebutkan. Eeeaaa. Setiap grup membahas hal berbeda, seperti biasa kalau grup alumni pasti berisik di awal-awal karena sudah lama enggak komunikasi langsung, segala hal ditanya, lama-lama grupnya jadi sepi dan tenggelam.

Komunikasi dunia maya enggak pernah cukup, kita pasti selalu ingin ketemu langsung, berkumpul, menceritakan dan berbagi keseruan. Biasanya mulai dirancanglah reuni, aku enggak pernah mau ambil bagian jadi panitia, Aku sudah lelah, Kawan. Kalau ditanya lokasi dan waktu, aku cuma bilang, Mana aja boleh, ambil tengah-tengah yang semua dekat. Kalau waktu, sih, boleh kapan aja, ikut aja aku, mah. Selebihnya biar urusan yang jadi panitia.

Sebenarnya reuni itu enggak perlu besar dan mewah, yang penting buat aku, sih, kebersamaannya dan tempatnya nyaman. Untuk reuni sendiri, aku pernah reuni SD, SMP, SMK, dan kerja. Aku ceritain sedikit masing-masing yang terjadi saat reuni. Aku lupa mana yang reuni duluan, tapi aku bakal mulai dari SD.


Reuni SD

Reuni SD ini sudah dibahas sebulan sebelum hari H, lokasinya di rumah salah satu teman yang halamannya cukup lega, karena acaranya adalah bakar-bakar ikan. Acaranya malam, dan kalau reuni emang biasanya malam, ya. Hihihi. Ketemu teman SD, kok aku jadi keder sendiri, semacam enggak yakin ini teman-teman dulu apa bukan? Teman perempuan yang dulu jadi primadona, sekarang badannya jadi besar banget, aku sampai syok. Hahaha. Ada teman cowok yang lumayan keren, setelah aku perhatikan baik-baik ternyata dia yang dulu waktu SD gendut. Ya ampuuun, semua bisa berubah, ya.

Lucunya, aku baru tahu kalo ada yang suka sama aku sejak SD. Hahahha. Ya Tuhaaan. Oke, lupakan, yang pasti tetap seru, menceritakan kegiatan masing-masing. Waktu itu kami semua masih kuliah, jadi cerita seputar perkuliahan. Ada yang di jurusan perawat, IT, ekonomi, ada yang sudah kerja, ada yang kuliah sambil kerja. Semakin asik ketika mengingat masa SD, hal penting tapi jadi konyol kalau diceritain sekarang.


Reuni SMP

Reuni SMP, aku lupa ini tahun berapa reuninya, lokasinya di rumah makan seperti pondokan atau saung gitu. Ceritanya satu angkatan, tapi yang datang enggak sampai setengahnya, sih. Seru dan ramai, tapi ya gitu, deh, masih berkelompok dan ngobrol masing-masing. Dibilang seru sih enggak, dibilang enggak tapinya not so bad. Mungkin karena kurang berbaur aja ya semuanya. Oh, ya, ada 2 orang teman yang jadi ganteng banget, badannya keren, padahal dulu kerempeng banget tuh mereka. Lanjut, deh, reuni SMK.



Reuni SMK

Reuni SMK, jadi ini reuni yang enggak bisa dibilang reuni juga, sih, soalnya baru 2 tahun kelulusan. Hahaha. So, karena satu angkatan ini mencapai 1000 orang, jadi ini susah banget, grupnya pakai facebook. Banyak pake banget yang excited, tapi karena enggak sinkronnya waktu, alhasil yang datang enggak sampai 100, booo.

Ambil lokasi di pondokan gitu juga, dan pas acara mulai, aku baru sadar kalo yang aku kenal palingan 10 orang. Hastagaaa. Yaudah lah, ya, kenal enggak kenal yang penting ngobrol. Enggak terlalu luas yang dibahas, mungkin karena waktunya juga belum lama, ya. Eh, BTW ada yang seru, di saat yang lain bawa motor, nebeng, naik angkot, atau dianterin ortu, tiba-tiba ada mobil keren mentereng masuk parkiran. Enggak mungkin ada orang lain datang, orang udah di-booking, kok. 


Pas keluar dari mobil, wiiihhh, cover girl. Hahaha. Yup, semua syok, ternyata itu teman kita juga, dia memutuskan menjadi foto model, jelas aja baru lulus 2 tahun udah bisa punya Mazda terbaru saat itu. Hahaha. Sedikit banyak aku menikmati lah reuni itu. Next, reuni kerja.


Reuni Kerja

Reuni kerja, reuni sama teman kerja ini agak bingung juga, disebut reuni atau enggak ya. Soalnya kita suka ketemu, tapi paling satu-satu, enggak lengkap. Tim ini enggak semuanya sudah resign, karena masih ada beberapa yang kerja di sana. Kami punya grup whatsapp, sampai sekarang masih untuk komunikasi. Jadi, reuni ini kita bahas tentang kejadian-kejadian lucu sama anak murid, sama bos, atau wali murid. Kekonyolan murid dan pengajar yang bisa menjadi cerita. Biasanya kami ngumpul di foodcourt, atau tempat nongkrong yang nyaman untuk berlama-lama.

Setiap reuni itu selalu punya kesannya sendiri, mulai dari perubahan sikap dan fisik teman-teman, juga keseruan selama acara. Sayangnya, sering kali sulit mengumpulkan sekian banyaknya orang dengan kesibukan masing-masing. 

Buat aku pribadi, reuni itu punya manfaat yang jauh lebih besar dari sekadar haha hihi, karena siapa tahu rezeki terbuka melalui teman lama. Bisa jadi rekan bisnis, info pekerjaan, atau mungkin jodoh. Hihihi.


Oh, ya, reuni TK nih yang belum pernah. Hihihi
Kalau kamu, gimana?


Komentar

  1. Selalu suka sama yg namanya reuni. Tapi agak spoky sama reuni SMA krn ada kemungkinan ketemu sama mantan tunangan eaaaaa eh tapi itu kemarin kemarin sih. Sekarang sdh biasa ajah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantan oh mantan, riwayatmu kini. Wakqakam

      Hapus
  2. Reuni kerja sudah pernah, karena pada saat itu, ada kejadian bedol kantor. Hampir 80 persen teman kantor rsign semua. Trus beberapa tahun kemudian reuni dech, asyik banget

    BalasHapus
  3. Reuni itu enaknya kalau ketemu temen yang kompak bisa jalan lagi.. Kalau kurang deket ya seringnya sekadarnya dan jadi agak garing :D

    BalasHapus
  4. aku punya hp baru pas kuliah, sebelum itu gak ada hiksss, kalo soal reuni yang jalan malah di level SMP, soalnya ada yang ngurusin

    BalasHapus
  5. Kata org kebanyakan reuni entar ga bisa move on lho..
    Hehehe
    Sebuah acara yg seru sebenernya tp kadang suka menyimpang dr tujuan semula. Niat silaturahmi ujungnya ajang pamer
    Huffftttt

    BalasHapus

Posting Komentar

Hola, siapa pun anda, terima kasih sudah mampir. Semoga anda membacanya dengan seksama dan dalam tempo secukupnya. Sila tinggalkan komentar

Postingan populer dari blog ini

Persiapan Dana Pensiun Untuk Pekerja Lepas

Beberapa waktu lalu berkunjung ke rumah Pakdhe (sebutan untuk kakak laki-laki dari orang tua dalam bahasa Jawa), sedikit banyak bercerita, bertukar kabar, pandemi membuat segalanya terbatas, sapaan dalam jaringan tidak bisa menggantikan. Obrolan mengalir lancar, sedikit ejekan pun tak terlewat, Pakdhe yang satu ini sudah lanjut usia, namun jiwanya tetap muda, bisa mengikuti ritme kerabat yang seusiaku, nyaman untuk berbincang dengan beliau, mungkin salah satu faktornya adalah kehidupan masa tuanya yang tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa. Beliau aman secara finansial, dan lingkungan keluarga yang cukup harmonis.

Pendidikan Non Formal Sebagai Pendukung Pendidikan Formal

Foto sweetlouise dari pixabay Tahun 2022, bulan Februari, yang sekarang kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA pasti lagi mumet cari-cari sekolah dan universitas, banyak banget pertimbangan, mulai dari minat sampai kesanggupan orang tua. Meski sekarang sistem zonasi berlaku, tetap saja ada banyak hal yang dipertimbangkan jika terkait pemilihan sekolah. Untuk yang universitas, sudah pasti mencari yang punya jurusan impian, akreditasinya bagus, lokasinya oke, biayanya terjangkau, dan lain-lainnya.

Begini Liburan yang Menakjubkan dan Nyaman

Enggak terasa kayaknya tahun baru 2017 baru kemarin, eh, sekarang sudah menjelang liburan akhir tahun, ya. Temans mau ke mana saja, nih? Sudah rencana liburan ke suatu tempat? Atau mau di rumah saja dan mengunjungi lokasi terdekat? Tapi pasti sudah banyak yang persiapan ke luar kota atau ke luar negeri. Kalau aku, sih, masih pilih liburan di dalam negeri saja, punya passport sudah dua tahun dan masih bersih. Hmmm. Bebas, ya, mau liburan di mana saja dan ke mana saja asalkan sama kamu, iya kamu. Uwuwuw.